Kata pepatah, hidup itu seperti sebuah roda. Kadang ada saatnya kita berada di atas, namun ada kalanya juga kita berada dibawah. Kalau lagi di atas, semua terasa asyik dan menyenangkan. 

Everything seems right, and fun! Namun jangan tanya gimana rasanya saat berada di titik bawah kehidupan. Semua yang kita lakukan terasa salah, hidup juga terasa kelabu. Perasaan bosan dan jenuh pun bisa muncul seperti hantu. Nggak kelihatan sih, tapi kok terus-terusan ada ya?

Memang sih, kita nggak bisa milih kapan hidup ada di atas, dan kapan juga harus berada dibawah. Tapi, kalau kalian terus menerus merasa hidupnya kelabu dan monoton, itu mungkin saja sebuah pertanda: saatnya untuk piknik! Ayo, pergilah melihat dunia luar! Berpetualanglah mencari keseruan baru! Dan, jangan tanggung-tanggung. Sekalian saja mainnya ke tempat-tempat penuh warna.

Lho, apa hubungannya hidup monoton dengan warna?

Well, kalian mungkin sering dengar tentang terapi warna untuk mengatasi stress. Jika melirik ke toko buku, cukup mudah untuk menemukan berbagai buku mewarnai untuk dewasa yang diklaim dapat membuat stress kabur tanpa jejak. Tapi jika buku mewarnai tak cukup untuk mewarnai hidup kalian, bertualang ke aneka tempat penuh warna mungkin lebih manjur untuk kalian.

Yaps, di dunia ini ada beberapa destinasi wisata yang identik dengan warna-warni pelangi. Warna-warna tersebut ada yang asli lukisan Sang Pencipta, namun ada juga yang murni buatan manusia. Apapun itu, destinasi penuh warna ini asyik banget disambangi oleh kalian yang memang membutuhkan terapi warna. Siapa tahu pesona warnanya sukses menghidupkan hidupmu yang kelabu, dan menyihirnya hingga berwarna-warni ceria.

*             *             *             *             *

1. Yang Bilang Gunung Cuma Berwarna Biru atau Hijau, Coba Main-main ke Danxia Landform Geological Park, Deh!

Danxia Landform Geological Park, via vagabond.se
Danxia Landform Geological Park, via vagabond.se

Ayo ngaku, siapa yang kerap mewarnai gunung dengan warna biru atau hijau saat pelajaran menggambar di bangku sekolah? Kayaknya hampir semua murid akan mengacungkan tangannya. Padahal, nggak semua gunung berwarna biru atau hijau. Coba saja intip pegunungan yang ada di Cina berikut ini, yaitu Danxia Landform Geological Park, yang memiliki warna-warni layaknya pelangi.

Danxia Landform Geological Park merupakan sebuah pegunungan yang terletak tak jauh dari kota Zhangye, Provinsi Gangsu, Cina. Pegunungan yang akrab disebut sebagai Rainbow Mountain ini terbentuk karena proses erosi selama jutaan tahun, yang mengikis lapisan tanah dan mineral hingga memunculkan warna-warni yang luar biasa indahnya.

Setelah resmi diakui oleh UNESCO World’s Heritage Site pada tahun 2010, pemerintah setempat secara serius mengelola geopark ini menjadi atraksi wisata utama di wilayah tersebut. Kini para pengunjung dapat menikmati keindahan warna-warni geopark dari berbagai platform yang telah disediakan.

*             *             *             *             *

2. Gunung Pelangi Nggak Cuma Satu. Peru pun Memiliki Gunung dengan Pesona Pelangi, yaitu Vinicunca Mountain.

Vinicunca Mountain, via earthbles
Vinicunca Mountain, via earthbles

Ternyata, gunung pelangi nggak cuma ada di Cina saja. Di Peru, kalian juga dapat menemukan gunung dengan warna-warni pelangi yang tersusun seperti layer kue, yaitu Vinicunca Mountain.

Vinicunca Mountain, atau populer disebut sebagai Rainbow Mountain, merupakan sebuah pegunungan di barisan pegunungan Willkanuta. Berbeda dengan Danxia Landform Geological Park yang terus berbenah diri agar bisa mengakomodasi wisatawan, Vinicunca Mountain ini masih relatif jarang terjamah oleh wisatawan.

Habisnya, perjalanan untuk mencapai gunung ini memang cukup sulit dan rumit, sih! Untuk dapat menikmati fenomena geologi tersebut, wisatawan harus lebih dulu jalan kaki mendaki Ausangate Trek dan Ausangate Peak. Konon diperlukan waktu setidaknya 6 hari untuk menyelesaikan seluruh track-nya. Hmmmm…… Tertarik untuk mencoba?

*             *             *             *             *

3. Beralih ke Nevada, ada Fly Geyser yang Bakalan Bikin Kalian Takjub Melihat Pesona Warnanya.

Fly Geyser, via 500px
Fly Geyser, via 500px

Saat melihat foto di atas, mungkin kalian akan berpikir kalau itu editan. Atau kalau nggak, hasil buatan grafik komputer saja. Tapi percaya deh, foto di atas betul-betul nyata lho. Nama tempatnya adalah Fly Geyser, sebuah geyser geothermal yang terletak di Washoe CountyNevada.

Sayangnya, geyser ini merupakan bagian dari sebuah properti privat. Wisatawan tak bisa keluar atau masuk dengan sesuka hati untuk melihat geyser ini dari dekat. Walau begitu, geyser ini cukup besar untuk dilihat dan dinikmati dari pinggir jalan, kok.

*             *             *             *             *

4. Grand Prismatic Hot Spring, Salah Satu Air Panas Terbesar di Dunia yang Punya Pesona Warna Pelangi.

Grand Prismatic Hot Spring, via losandes
Grand Prismatic Hot Spring, via losandes

Siapa sangka sebuah pemandian air panas ternyata bisa begitu berwarna? Salah satu contohnya adalah Grand Prismatic Hot Spring, sebuah pemandian air panas di WyomingAmerika Serikat, yang populer karena memiliki nuansa warna ala pelangi. Warna-warna tersebut asli lho, dan bukan sengaja dibuat untuk mengundang wisatawan.

Terlepas dari masalah pesona warnanya, sumber air panas ini juga populer karena faktor lokasinya, yaitu terletak di dalam Yellowstone National Park. Dan, Grand Prismatic Hot Spring ini juga populer dari segi ukurannya, karena sumber air panas alami ini merupakan yang terbesar di Amerika, dan yang terbesar ketiga di dunia.

*             *             *             *             *

5. Punya Rencana ke Hokkaido? Sekalian Mampir ke Furano dan Biei, dan Siap-siap Terpukau dengan Kemeriahan Warna Ladang Bunganya.

Ladang bunga di Furano dan Biei, via daviegan
Ladang bunga di Furano dan Biei, via daviegan

Terletak di sisi paling Utara dari JepangHokkaido memang menyimpan banyak banget harta karun. Hokkaido terkenal akan udaranya yang relatif lebih sejuk dibanding daerah lainnya di Jepang, pemandangan alamnya yang indah, festival saljunya yang keren, dan pemandangan ladang bunganya yang penuh warna.

Yaps, Hokkaido memang bisa dikatakan identik dengan ladang bunga, terutama bunga Lavender. Daerah yang paling populer akan ladang bunganya adalah Furano dan Biei. Momen terbaik untuk berkunjung ke Furano dan Biei ini adalah pada musim panas. Pada saat itu, tak hanya bunga Lavender saja yang bermekaran, namun bunga-bunga lainnya yang berwarna-warni sehingga membuat Furano dan Biei layaknya diselimuti karpet pelangi.

*             *             *             *             *

6. Namun, Jika Kalian Lebih Suka Mengunjungi Dubai, Disana Pun Ada Destinasi Berwarna Pelangi, Yaitu Miracle Garden.

Miracle Garden Dubai, via Raisa Kuvshinnikova/google+
Miracle Garden Dubai, via Raisa Kuvshinnikova/google+

Yang namanya taman bunga, pasti selalu menarik untuk dikunjungi. Apalagi kalau taman bunga tersebut dirancang dengan sangat menarik dan apik, seperti Miracle Garden yang ada di Dubai. Miracle Garden merupakan sebuah taman bunga yang terletak di distrik Dubailand, Uni Emirat Arab. Taman seluas 72 meter persegi ini baru diluncurkan pada tahun 2013, dan sejak saat itu taman ini laris manis diserbu oleh wisatawan.

Pesona utama dari taman ini tentu saja terletak pada pesona bunganya yang berwarna-warni layaknya pelangi. Bunga-bunga tersebut juga dirancang dalam berbagai bentuk, mulai dari konsep taman biasa, hingga menyelimuti bangunan rumah. Cantik banget deh! Jika ingin berkunjung kemari, datanglah di antara bulan Oktober hingga April, karena pada bulan Juni hingga September taman ini akan tutup karena suhu udara yang terlalu tinggi.

*             *             *             *             *

7. Reed Flute Cave di Cina Ini Menjadi Bukti, Kalau Keindahan Warna Pelangi Pun Bisa Kalian Nikmati di Perut Bumi.

Reed Flute Cave, via whenonearth
Reed Flute Cave, via whenonearth

Siapa bilang pelangi hanya muncul setelah hujan? Dan, siapa bilang pelangi hanya bisa kalian nikmati di permukaan bumi?

Ladies and gentleman, jalan-jalan yuk ke kota Guilin yang ada di Guangxi, Cina. Disana terdapat sebuah gua bernama Reed Flute Cave. Gua yang satu ini berbeda dengan gua-gua lainnya yang mungkin pernah kalian jelajahi. Di gua ini, jangan harap kalian akan menemukan suasana yang gelap, suram dan lembab. Sebaliknya, kalian dijamin akan terpukau melihat betapa meriahnya nuansa iluminasi penuh warna yang ada di gua tersebut.

Sebetulnya, Reed Flute Cave ini secara alami memang menarik untuk dijelajahi karena memiliki aneka stalaktit, stalagmit, dan bentuk bebatuan yang unik. Ditambah lagi karena di gua ini banyak sekali jejak peninggalan bersejarah. Namun, popularitas gua ini semakin melonjak setelah pemerintah setempat berinisiatif menghiasi gua ini dengan berbagai iluminasi buatan beraneka warna. Hasil akhirnya, atmosfir di Reed Flute Cave ini jadi seperti negeri fantasi yang ada di bawah tanah. Keren banget ya!

*             *             *             *             *

8. Walau Tak Semeriah ‘Saudaranya’ di Cina, Waimea Canyon di Hawaii Ini Punya Pesona Warna yang Bisa Bikin Kalian Jatuh Cinta.

Waimea Canyon, via travelchannel
Waimea Canyon, via travelchannel

Selama ini, Hawaii sangat identik dengan pantainya yang indah, ombaknya yang menjadi surga bagi para peselancar, dan tarian hula-hulanya yang khas. Yang kerap luput dari radar wisatawan awam, adalah Hawaii pun memiliki pesona alam yang luar biasa indah.

Di antara sekian banyak pesona wisata Hawaii, Waimena Canyon termasuk salah satu yang kerap diburu oleh mereka yang menyukai pesona warna dunia. Waimena Canyon ini merupakan sebuah canyon yang terletak di sisi barat Kauai di kepulauan Hawaii. Sama seperti Danxia Landform Geological Park dan Vinicunca Mountain, canyon ini juga memiliki layer-layer warna yang indah.

Bedanya, layer di Waimena Canyon ini nuansanya tak jauh dari warna hijau, merah, dan coklat. Walau secara warna masih kalah dari ‘saudaranya’ yang lain, canyon ini tetap memiliki keunikan tersendiri karena layer-layernya tersusun secara vertikal. Mirip seperti lapisan pada kue. Wah, jadi lapar nih!

*             *             *             *             *

9. Pelangi Bisa Diciptakan oleh Manusia, Lho. Salah Satu Buktinya Bisa Kalian Lihat di Rainbow Village, Taiwan.

Rainbow Village, via chinadaily
Rainbow Village, via chinadaily

Selama ini, pelangi identik sebagai lukisan Tuhan yang kerap muncul malu-malu setelah hujan turun. Tapi, ternyata nggak semua pelangi muncul setelah hujan. Beberapa pelangi bahkan bisa dibuat oleh manusia, lho. Misalnya saja seperti yang bisa kalian temukan di sebuah desa yang terdapat di kota Taichung, Taiwan, berikut ini.

Rainbow Village, demikian nama desa tersebut, sebetulnya hanyalah sebuah desa biasa yang dihuni oleh para veteran perang. Karena semakin lama desa tersebut makin ditinggalkan oleh penghuninya, sebetulnya pemerintah setempat sudah berencana untuk menghancurkan desa itu dan membangunnya menjadi sebuah bangunan lain.

Namun kemudian, penduduk terakhir di desa tersebut, yaitu Huang Yung-fu, mulai mencoret-coret dinding rumah yang telah ditinggalkan oleh penghuninya dan juga jalanan desa dengan warna-warna yang mencolok mata.

Diluar dugaan, kreasi Huang Yung-fu ini ternyata cukup menarik perhatian wisatawan untuk datang kesana. Rainbow Village kemudian menjadi destinasi wisata utama di Taichung. Pemerintah pun akhirnya menunda keputusan untuk menghancurkan desa tersebut. Wah, siapa sangka warna ternyata bisa menyelamatkan sebuah desa?

*             *             *             *             *

10. Pernah Dengar Tentang Marina Corricella? Kalau Belum, Sekarang Saatnya Kalian Tahu Tentang Kota Penuh Warna di Italia Ini!

Marina Coricella, via keyassets.timeincuk
Marina Coricella, via keyassets.timeincuk

Pulau Procida merupakan salah satu pulau yang ada di bagian Selatan Italia, dan berada di antara pulau Ischia dan Cape Miseno. Pulau ini sebetulnya berukuran nggak terlalu besar dan cukup mudah dijelajahi dengan berjalan kaki. Tapi populasi di Procida ini cukup padat lho, dan kaya akan tradisi lokal yang menarik untuk dilihat.

Nah, salah satu poin menarik dari Pulau Procida ini terletak pada Marina Coricella, sebuah area waterfront yang terletak dibawah tebing. Area waterfront tersebut dipadati oleh aneka bangunan dengan bermacam fungsi, mulai dari rumah tinggal hingga bar.

Yang bikin area waterfront ini terasa keren, adalah karena bangunan-bangunannya dihiasi oleh warna-warni pastel nan lembut, yang keren banget dilihat dari dekat, dari kejauhan, maupun dari ketinggian. Seolah-olah pelangi baru saja melewati kota ini dan meninggalkan jejak warnanya untuk dikagumi oleh siapa saja. Tentunya, jika pelangi tersebut memiliki nuansa warna pastel, ya!

*             *             *             *             *

11. Marina Coricella Bukan Satu-satunya Kota Bernuansa Pelangi. Beralih ke Kanada, Ada St.John yang Siap Memukau Kalian dengan Warna-warnanya yang Begitu Hidup.

St.John, via topmoving
St.John, via topmoving

Percayalah, Marina Coricella bukan satu-satunya kota yang bertabur nuansa warna pelangi. St.John, ibukota dari provinsi Newfoundland and Labrador,Kanada, juga memiliki cita rasa pelangi yang sangat kuat. Bahkan, mungkin lebih kuat dari Marina Coricella, karena warna-warni yang menghiasi seluruh bangunan di kota tersebut terdiri dari warna-warna yang kuat dan tegas.

Ya, warna-warna kuat, tegas, sekaligus memberikan kesan ceria, merupakan ciri utama bangunan rumah di St.John. Bisa dikatakan hal itulah yang membuat arsitektur di St.John berbeda dengan daerah lainnya di Kanada, dan akhirnya dikenal dengan nama “Jellybean Row House”.

Konon, tradisi mewarnai rumah dengan warna-warni cerah tersebut dimulai saat periode revitalisasi kota dimulai pada tahun 1970-an. Sejak saat itu, pesona warna pelangi di kota St.John masih bisa kalian nikmati dengan leluasa saat berkunjung ke kota tersebut. Tertarik untuk main-main ke St.John?

*             *             *             *             *

12. Last but not Least, Akhiri Petualangan Warnamu dengan Bermain-main di Umbrella Sky Project, Portugal.

Umbrella Sky Project, via reddit
Umbrella Sky Project, via reddit

Punya rencana untuk jalan-jalan ke negara tempat lahirnya bintang sepakbola populer Christiano Ronaldo, yaitu Portugal? Masukkan kota Águeda dalam itinerary kalian. Apalagi jika kalian berencana mampir ke Portugal pada musim panas. Hmm, kira-kira kenapa ya?

Selidik punya selidik, ternyata kota Águeda memiliki sebuah festival keren yang hanya dilakukan selama musim panas saja. Nama festival tersebut adalah Ágitagueda Art Festival. Namun, hal yang paling mencuri perhatian dari festival itu, adalah keberadaan Umbrella Sky Project yang sudah diadakan sejak tahun 2011.

Umbrella Sky Project merupakan sebuah proyek menggantungkan aneka payung warna-warni di salah satu jalan di Águeda sehingga menciptakan bayang-bayang yang akan meneduhkan jalan. Siapa sangka proyek instalasi ini akhirnya semakin populer, sehingga rasanya belum sah main-main ke Ágitagueda Art Festival kalau belum sekali saja menjejakkan kaki dan berpose dibawah payung warna-warninya Umbrella Sky Project.

*             *             *             *             *

Masih banyak destinasi pelangi lainnya yang belum ditulis di daftar ini. Misalnya saja, The Saguaro Palm Springs di Kanada, ladang bunga Tulip di Belanda, dan banyak lagi. Menurut kalian, ada nggak sih destinasi pelangi di Indonesia? Kalau ada, feel free untuk share informasinya ya!

*             *             *             *             *

Note:
Seluruh foto diambil dari internet (sumber tercantum) dengan tidak ada proses editan tambahan lainnya, kecuali proses resizing tanpa merubah foto aslinya.

 

baca juga :

25 Tempat di Indonesia yang Akan Memuaskan Hasrat Menapaki Luar Negeri

Belum Ada Budget Untuk Liburan ke Maladewa? Main Saja Dulu ke Tempat-Tempat Ini Yuk!

10 Destinasi Wisata Indonesia Paling Populer Untuk Turis Mancanegara

Comments

comments