Bosan dengan wisata yang itu-itu saja? Bosan nginap di hotel yang begitu-begitu saja? Ingin mencari sebuah pengalaman wisata yang berbeda dan berkesan? Jika kalian punya rencana untuk menjelajah Jepang, cobain untuk melakukan shukubo, deh!

Shukubo merupakan kegiatan menginap di kuil, yang umumnya dilakukan di kuil Buddha. Semula, aktivitas menginap di kuil lazimnya dilakukan oleh para peziarah yang tengah melakukan wisata spiritual.

Karenanya, beberapa kuil – terutama kuil-kuil yang populer sebagai destinasi wisata spiritual – kerap menyediakan penginapan untuk tempat menginap para tamunya. Namun, dewasa ini, semakin banyak saja kuil di seluruh Jepang yang terbuka untuk wisatawan umum, sehingga aktifitas shukubo bisa dilakukan oleh siapa saja.

Suasana di Koya-san, via wikimedia commons
Suasana di Koya-san, via wikimedia commons

Penasaran dengan shukubo? Dari sekian banyak kuil yang ada di Jepang, shukubo di Koya-san (atau Gunung Koya) disebut-sebut akan memberikan pengalaman spiritual terbaik. Koya-san merupakan sebuah gunung yang berlokasi di prefektur Wakayama dan menjadi pusatnya salah satu sekte Buddha penting di Jepang, yaitu Shingon Buddhism.

Sekte ini dibentuk pada tahun 805 oleh Kobo Daishi (atau Kukai), salah satu tokoh religius paling berpengaruh di Jepang. Awalnya di gunung ini hanya terdapat sebuah kompleks kuil yang didirikan oleh Kobo Daishi saja.

Namun kini telah ada puluhan kuil yang mengelilingi kompleks kuil dan mausoleum dari Kobo Daishi. Koya-san sendiri kini telah diakui oleh UNESCO sebagai World Heritage Site “Sacred Sites and Pilgrimage Routes in the Kii Mountain Range” pada tahun 2004, yang membuktikan jika tempat ini sangatlah istimewa.

Suasana di Koya-san, via wikimedia commons
Suasana di Koya-san, via wikimedia commons

Ada beberapa alasan kenapa shukubo di Koya-san merupakan yang terbaik se-Jepang.

Pertama, karena Koya-san sendiri merupakan lokasi ziarah spiritual. Sehingga, suasana di Koya-san jelas lebih terasa unsur spiritualnya-nya dibanding tempat lainnya. Cocok banget dikunjungi oleh kalian yang memang ingin mencari pencerahan dan ketenangan batin dalam perjalanan wisata ke Jepang.

Kedua, karena Koya-san ini memang merupakan tempat tujuan favorit untuk melakukan shukubo, pendeta disana relatif lebih terbiasa menghadapi wisatawan asing dengan segala gegar budayanya.

Ketiga, kuil-kuil di Koya-san jauh lebih siap menyambut wisatawan asing yang ingin melakukan shukubo. Buktinya, semakin banyak saja kuil yang menerima reservasi online bagi para tamu yang ingin melakukan shukubo, termasuk menerima reservasi melalui situs booking internasional seperti Agoda.

Suasana di Koya-san, via Jordy Meow/wikimedia commons
Suasana di Koya-san, via Jordy Meow/wikimedia commons

Nah, bagi kalian yang ingin mencari pengalaman wisata spiritual saat berada di Jepang, coba deh mulai melirik Koya-san sebagai destinasi wisata kalian. Sesekali melarikan diri dari hiruk pikuk kota besar seperti Tokyo dan Osaka tuh nggak dosa kok. Malah, siapa tahu setelah melakukan shukubo, kalian bisa refreshing dan menemukan cara lain yang lebih asyik dalam menatap dunia dan kehidupan. Setuju?

Yuk, langsung intip saja daftar kuil di Koya-san yang bisa kalian booking melalui situs booking internasional:

*             *             *             *             *

1. Kongo Sanmai-in, Kuil Bergaya Arsitektur Kamakura yang Kini Siap Menjamu Kalian di Koya-san.

Pintu gerbang Kongo Sanmai-in, via agoda
Pintu gerbang Kongo Sanmai-in, via agoda

Dari sekian banyak kuil yang ada di Koya-san, Kongo Sanmai-in termasuk salah satu yang paling unik. Penyebabnya adalah karena Kongo Sanmai-in ini memiliki ciri arsitektur kuil pada periode Kamakura (1185-1333), dan nggak banyak kuil di Koya-san yang masih memiliki ciri arsitektur Kamakura.

Kongo Sanmai-in, via agoda
Kongo Sanmai-in, via agoda

Wajar saja jika Kongo Sanmai-in memiliki gaya arsitektur Kamakura yang cukup kental. Pasalnya, kuil yang dibangun pada tahun 1223 ini bertujuan untuk mengenang Minamoto no Yoritomo, salah seorang jendral paling berpengaruh pada periode tersebut.

Pembangunnya sendiri tak lain dan tak bukan adalah istri dari Minamoto no Yoritomo, sekaligus salah satu wanita paling berpengaruh dalam sejarah Jepang, yaitu Hojo Masako. Versi lain menyebutkan jika kuil ini dibangun untuk mengenang anak dari Hojo Masako, yaitu Minamoto no Sanetomo, shogun ketiga dalam periode Kamakura. Penampakan suasana kuilnya kurang lebih seperti ini:

Suasana di dalam area kuil, via agoda
Suasana di dalam area kuil, via agoda
Suasana di dalam area kuil, via agoda
Suasana di dalam area kuil, via agoda
Suasana interior, via agoda
Suasana interior, via agoda
Taman, via agoda
Taman, via agoda

Kongo Sanmai-in termasuk salah satu kuil yang sudah terbiasa menerima tamu yang akan melakukan shukubo. Para tamu dapat menginap di kamar ber-tatami ukuran 6-8 tatami atau 8-10tatami, dan beberapa kamar memiliki view menghadap ke arah kamar. Tentu saja karena ini sebuah kuil, maka nggak ada fasilitas hiburan yang bisa ditemukan disini. Namun kaliana dapat membayar ekstra untuk mengikuti paket-paket aktifitas lainnya, seperti menulis sutra, mengikuti doa pagi, meditasi, dan beberapa aktifitas religius lainnya.

Fasilitas untuk tamu, via agoda
Fasilitas untuk tamu, via agoda
Fasilitas untuk tamu, via agoda
Fasilitas untuk tamu, via agoda
View dari salah satu kamar, via agoda
View dari salah satu kamar, via agoda
Kamar mandi, via agoda
Kamar mandi, via agoda

Tambahan informasi, salah satu momen terbaik untuk menginap di Kongo Sanmai-in adalah pada akhir April-awal Mei. Pada masa-masa itu, bunga Syakunage (Rhododendron) yang ada di kompleks kuil ini akan bermekaran, dan kuil akan dihiasi oleh bunga-bunga berwarna pink yang cantik.

Alamat: 425 Koyasan, Koya-cho, Ito-gun, Wakayama
Akses: 14 menit berkendara dari Stasiun Koyasan, atau 10 menit jalan kaki dari Senjuin-bashi Bus Stop
Check in: 14.00, Check out: 09.00
Rate: mulai dari JPY5564/malam atau IDR657 ribuan/malam (weekdays, low season, 1 adult) Cek Harga Terkini!
Fasilitas: vending maching, parkir mobil


Lihat Detail Hotel ini Sekarang

*             *             *             *             *

2. Setelah Selama Berabad-Abad Menjadi Kuil Keluarga Kaisar, Kini Kalian Juga Dapat Menginap di Koyasan Fudoin.

Pintu gerbang Koyasan Fudoin, via agoda
Pintu gerbang Koyasan Fudoin, via agoda

Fudoin merupakan salah satu dari 12 kuil yang didirikan oleh seorang pendeta tinggi bernama Saiko pada tahun 906. Kuil ini memegang peranan yang cukup penting bagi keluarga kerajaan Jepang di masa lalu, karena kuil ini merupakan kuil utama bagi keluarga Yamashina, salah satu cabang dari keluarga Kekaisaran Jepang. Bahkan, Bifukumonin, permaisuri dari Kaisar Toba, dimakamkan di area kuil ini lho.

Kompleks kuil Koyasan Fudoin, via agoda
Kompleks kuil Koyasan Fudoin, via agoda
Koyasan Fudoin, via agoda
Koyasan Fudoin, via agoda
Suasana tenang di area kuil, via agoda
Suasana tenang di area kuil, via agoda
Suasana tenang di area kuil, via agoda
Suasana tenang di area kuil, via agoda

Saat ini, Fudoin termasuk salah satu yang cukup aktif menerima wisatawan yang ingin melakukan shukubo. Di kuil ini, wisatawan dapat melakukan berbagai aktifitas (ada yang memerlukan biaya ekstra) seperti mengikuti doa pagi, menulis sutra, dan melakukan Ajikan.

Ajikan merupakan metode meditasi yang ditemukan oleh Kobo Daishi. Dengan melakukan ajikan, para tamu akan diajak untuk melihat ke dalam diri sendiri, merasakan Buddha, dan akhirnya menemukan ketenangan batin. Bagi kalian yang selama ini merasa suntuk dengan kehidupan sehari-hari, mungkin kalian perlu mencoba melakukan shukubo di Fudoin dan temukan ketenangan batinmu disini.

Mau tahu seperti apa fasilitas menginap di Fudoin? Simak foto-fotonya berikut ini:

Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Koridor, via agoda
Koridor, via agoda
Vending machine dan ruang TV, via agoda
Vending machine dan ruang TV, via agoda
Perpustakaan, via agoda
Perpustakaan, via agoda

Alamat: 456 Koyasan, Koya-cho, Ito-gun, Koyasan 648-0284
Akses: 13-14 menit berkendara dari Stasiun Koyasan
Check in: 15.00, Check out: 10.00
Rate: mulai dari JPY12411/malam atau IDR1,5 jutaan/malam (weekdays, low season, 1 adult) Cek Harga Terkini!
Fasilitas: WiFi, taman, lounge bersama, perpustakaan, vending machine, penyimpanan bagasi, parkir mobil


Lihat Detail Hotel ini Sekarang

 

*             *             *             *             *

3. Houzenin, Kuil dengan Fasilitas Akomodasi Setara Hotel Berbintang Dua.

Houzenin Temple, via agoda
Houzenin Temple, via agoda

Satu lagi kuil di Koya-san yang cukup ramah dalam menyambut wisatawan asing, yaitu Houzenin Temple. Pengertian ramah disini dalam artian kuil ini bisa kalian temukan di berbagai situs booking internasional, sehingga kalian nggak perlu repot-repot melakukan reservasi via telepon, maupun memesan melalui website resminya yang menggunakan bahasa Jepang saja.

Gerbang Houzenin Temple, via agoda
Gerbang Houzenin Temple, via agoda
Suasana di Houzenin Temple, via agoda
Suasana di Houzenin Temple, via agoda
Taman, via agoda
Taman, via agoda
Interior, via agoda
Interior, via agoda

Houzenin ini memiliki 20 kamar tamu, 1 hall besar, 2 hall medium, dan seluruhnya dapat digunakan untuk menampung 60 tamu individual atau 100 tamu (jika datang bersama rombongan). Para tamu akan menginap di kamar ber-tatami, dan rate yang ditawarkan sudah termasuk dengan fasilitas makan pagi. Suasananya bisa kalian lihat dalam foto-foto berikut ini:

Koridor, via agoda
Koridor, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Kamar mandi, via agoda
Kamar mandi, via agoda
Menu sarapan, via agoda
Menu sarapan, via agoda

Alamat: Koyasan 568, Koya-cho, Ito-gun, Koyasan 648-0211
Akses: 12-13 menit berkendara dari Stasiun Koyasan
Check in: 14.00, Check out: 09.00
Rate: mulai dari JPY9500-12600/malam atau IDR1,1-1,5 jutaan/malam (weekdays, low season, 1 adult) Cek Harga Terkini!
Fasilitas: taman


Lihat Detail Hotel ini Sekarang

*             *             *             *             *

4. Berlokasi di Seberang Danjo Garan, Ada Kuil Saizen-in yang Memiliki Taman Legendaris.  

Pintu gerbang menuju Kuil Saizenin, via agoda
Pintu gerbang menuju Kuil Saizenin, via agoda

Menurut sejarah, Kobo Daishi adalah pendeta Buddha yang pertama kali membangun kuil di Koya-san. Kuil yang pertama dibangun oleh Kobo Daishi adalah Danjo Garan. Barulah kemudian muncul ratusan kuil di sekitar Danjo Garan, yang akhirnya membuat Koya-san menjadi salah satu tujuan wisata spiritual utama di Jepang.

Salah satu kuil di sekitar Danjo Garan yang menerima shukubo adalah Saizenin. Kuil ini posisinya tepat berada di seberang kompleks kuil Danjo Garan, sehingga bisa dikatakan jika Saizenin ini berada di lokasi yang cukup strategis. Tak hanya strategis, Saizenin ini memiliki beberapa poin menarik, lho. Saizenin ini memiliki ruangan yang didonasikan oleh pendiri Panasonic, Konosuke Matsushita (1894-1989), dan beliau menulis 44 buku selama berada di ruangan itu. Dan, kuil ini juga memiliki taman yang dirancang oleh arsitek lanskap ternama, Shigemori Mirei (1896-1975) lho.

Suasana di Saizenin, via agoda
Suasana di Saizenin, via agoda
Altar, via agoda
Altar, via agoda

Untuk kamar, Saizen-in ini memiliki 28 kamar tamu, 1 hall besar dan 1 hall medium yang dapat digunakan untuk menampung 70 tamu individual atau 120 tamu (jika datang sebagai rombongan).

Para tamu tak hanya akan dijamu dengan menu sarapan vegetarian, namun juga dapat berpartisipasi dalam acara doa pagi yang diadakan di hondo (hall utama di kuil ini), mendengarkan ceramah pagi, dan berjalan-jalan mengelilingi taman kuil ini. Suasana kamar dan fasilitas tamu di kuil ini kurang lebih seperti ini:

Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Kamar mandi, via agoda
Kamar mandi, via agoda
Contoh menu di kuil ini, via agoda
Contoh menu di kuil ini, via agoda

Alamat: Koyasan 154, Wakayama 648-0211
Akses: 9 menit berkendara dari Stasiun Koyasan
Check in: 14.00, Check out: 09.00
Rate: mulai dari JPY9954/malam atau IDR1,1 jutaan/malam (weekdays, low season, 1 adult) Cek Harga Terkini!
Fasilitas: family room, penyimpanan bagasi, taman, parkir mobil


Lihat Detail Hotel ini Sekarang

*             *             *             *             *

5. Di Kuil Fukuchiin, Kalian Bisa Melakukan Shukubo Sambil Menikmati Spa, Lho!

Pintu gerbang Kuil Fukuchiin, via 高野山 宿坊 福智院 Koyasan Fukuchiin/facebook
Pintu gerbang Kuil Fukuchiin, via 高野山 宿坊 福智院 Koyasan Fukuchiin/facebook

Di Koya-san, terdapat kira-kira 50-an kuil yang menawarkan aktifitas shukubo. Dari sekian puluh kuil itu, Kuil Fukuchiin termasuk salah satu kuil yang cukup mencuri perhatian. Habisnya, di kuil ini ada sebuah fasilitas yang terbilang langka (untuk ukuran kuil, terutama di wilayah Koya-san), yaitu fasilitas spa dan outdoor onsen. Hmm, asyik kan?

Fukuchiin, via booking
Fukuchiin, via booking
Fukuchiin, via 高野山 宿坊 福智院 Koyasan Fukuchiin/facebook
Fukuchiin, via 高野山 宿坊 福智院 Koyasan Fukuchiin/facebook

Selain memiliki fasilitas onsen, Fukuchiin ini juga dikenal karena memiliki fasilitas yang terbilang lengkap. Di kuil ini ada banquet roomconference room, galeri, lobi utama, hingga coffee shop! Wow, ini kuil atau hotel ya? Dan, asyiknya lagi, kuil ini memiliki beberapa taman yang indah. Kalian dapat menikmati taman itu sambil berjalan-jalan, maupun sekedar menikmati dari kejauhan sambil duduk manis dan menyeruput kopi maupun teh panas.

Onsen outdoor, via booking
Onsen outdoor, via booking
Taman, via 高野山 宿坊 福智院 Koyasan Fukuchiin/facebook
Taman, via 高野山 宿坊 福智院 Koyasan Fukuchiin/facebook
Coffee shop, via 高野山 宿坊 福智院 Koyasan Fukuchiin/facebook
Coffee shop, via 高野山 宿坊 福智院 Koyasan Fukuchiin/facebook

Dibanding kuil lainnya, Fukuchiin ini termasuk salah satu yang serius mengelola shukubo sebagai salah satu daya tarik wisatanya. Salah satu buktinya bisa dilihat dari adanya beberapa tipe kamar yang bisa dipilih oleh wisatawan. Ada kamar tipe standar, kamar dengan view menghadap ke arah taman, dan ada kamar yang dilengkapi dengan kamar mandi pribadi. Gambaran suasananya kurang lebih seperti ini:

Kamar standar, via booking
Kamar standar, via booking
Kamar dengan kamar mandi pribadi, via booking
Kamar dengan kamar mandi pribadi, via booking
Kamar mandi pribadi, via booking
Kamar mandi pribadi, via booking
Communal bath, via booking
Communal bath, via booking

Alamat: 657, Koyasan, Koya-cho Ito-gun, Wakayama, 648-0211
Akses: 1 menit jalan kaki dari “Keisatsusyo-mae bus stop”
Check in: 15.00, Check out: 09.00
Rate: mulai dari JPY9954/malam atau IDR1,1 jutaan/malam (weekdays, low season, 1 adult) Cek Harga Terkini!
Fasilitas: fasilitas meeting, toko, pemandian air panas, parkir mobil


Lihat Detail Hotel ini Sekarang

*             *             *             *             *

6. Nggak Bisa Lepas dari Internet? Maka Kuil Ekoin Bakalan Jadi Kuil Favorit Kalian Deh!

Kuil Ekoin, via booking
Kuil Ekoin, via booking

Aktifitas shukubo biasanya identik dengan ritual, mencari pencerahan, dan menemukan ketenangan jiwa. Tapi dengan ber-shukubo nggak berarti kalian harus meninggalkan segala sesuatu yang bersifat keduniawian, seperti internet.

Contohnya saja Kuil Ekoin. Kuil yang sudah berusia lebih dari 1000 tahun ini mungkin akan menjadi salah satu kuil yang disukai oleh kalian, para pecinta kehidupan modern, karena kuil ini menyediakan spot khusus untuk ber-internet ria. Asyik kan?

Kuil Ekoin, via booking
Kuil Ekoin, via booking
Taman, via agoda
Taman, via agoda

Selain menyediakan internet corner, Kuil Ekoin juga menawarkan berbagai pilihan aktifitas yang dapat diikuti oleh para tamu. Ada aktifitas doa pagi, kegiatan menyalin sutra, meditasi, dan lain-lain.

Dengan menambah sejumlah biaya ekstra dan melakukan reservasi, kalian juga dapat meminta untuk didoakan secara khusus, entah itu untuk mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal, memohon keselamatan, meminta rejeki, dan lain-lain. Kuil ini juga memiliki fasilitas perpustakaan, dan pemandian air panas bersama yang cukup besar.

Acara doa di Ekoin, via agoda
Acara doa di Ekoin, via agoda
Perpustakaan, via booking
Perpustakaan, via booking

Fasilitas menginap di kuil ini pun terbilang menawan, untuk ukuran sebuah kuil. Kamar-kamarnya relatif lebih besar dibanding kuil lainnya, dan juga nyaman. Rate menginap di kuil ini sudah termasuk dengan makan malam dan makan pagi, sehingga sebetulnya rate-nya bisa dibilang cukup terjangkau. Suasana kamarnya kurang lebih seperti ini:

Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda

Alamat: 497, Koyasan, Koya-cho Ito-gun, Wakayama, 648-0211
Akses: 2 menit jalan kaki dari “Karukayadomae bus stop”
Check in: 14.00, Check out: 10.00
Rate: mulai dari JPY10614/malam atau IDR1,25 jutaan/malam (weekdays, low season, 1 adult) Cek Harga Terkini!
Fasilitas: penyimpanan bagasi, perpustakaan, internet, parkir mobil, kuil menggunakan 2 bahasa: Jepang dan Inggris


Lihat Detail Hotel ini Sekarang

 

*             *             *             *             *

7. Jangan Lupa Untuk Mencicipi Shukubo di Kuil Yochi-in, Kuil yang Didirikan Oleh Seorang Pangeran Hampir 1000 Tahun Lalu. 

Gerbang Kuil Yochi-in, via agoda
Gerbang Kuil Yochi-in, via agoda

Kuil Yochi-in termasuk salah satu kuil tua di Koya-san karena sudah dibangun sejak tahun 1127, yang berarti usianya sudah hampir mencapai 1000 tahun. Pendirinya adalah seorang pangeran bernama Kakuho yang merupakan putra keempat dari Kaisar Shirakawa. Walau didirikan oleh keluarga kerajaan, kuil ini bebas dikunjungi oleh siapa saja kok. Jadi jangan minder dulu sebelum berkunjung kemari ya!

Yochi-in, via agoda
Yochi-in, via agoda
Yochi-in, via booking
Yochi-in, via booking
Yochi-in, via booking
Yochi-in, via booking

Kuil Yochi-in ini termasuk salah satu kuil di Koya-san yang serius membidik wisatawan asing untuk melakukan shukubo. Buktinya, kini proses reservasi untuk shukubo di kuil Yochi-in ini semakin mudah karena bisa dilakukan di berbagai situs booking internasional.

Dan, walau pendeta setempat tidak banyak menggunakan bahasa Inggris, para tamu dapat menemukan brosur dan petunjuk dalam bahasa Inggris, yang akan memudahkan para tamu untuk memahami ritual yang berlaku di kuil tersebut.

Brosur dalam bahasa Inggris, via booking
Brosur dalam bahasa Inggris, via booking
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda
Suasana kamar, via agoda

Alamat: 293 Koyasan, Koya-cho, Ito-gun, Wakayama 648-0211
Akses: 10 menit jalan kaki dari “Senjyuin-bashi bus stop”
Check in: 15.00, Check out: 10.00
Rate: mulai dari JPY13064/malam atau IDR1,5 jutaan/malam (weekdays, low season, 1 adult) Cek Harga Terkini!
Fasilitas: taman, pemandian air panas, parkir mobil


Lihat Detail Hotel ini Sekarang

*             *             *             *             *

Akses Menuju Koya-san:

Cara termudah untuk mengakses Koya-san adalah dari Stasiun Namba atau Stasiun Shin-Imamiya di Osaka. Berikut ini contoh rute tersingkat menuju Koya-san dari Stasiun Namba dan Stasiun Shin-Imamiya:

Stasiun Namba (Osaka) – Stasiun Koya-san. Screenshot by: vie
Stasiun Namba (Osaka) – Stasiun Koya-san. Screenshot by: vie
Stasiun Shin-Imamiya (Osaka) – Stasiun Koya-san. Screenshot by: vie
Stasiun Shin-Imamiya (Osaka) – Stasiun Koya-san. Screenshot by: vie

*             *             *             *             *

Notes:
– Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek rate terkini untuk mengetahui update harga di tanggal yang diinginkan.
– Foto mungkin saja telah mengalami proses resize tanpa editan tambahan lainnya.

 

baca juga :

8 Hotel Budget di Kaki Gunung Fuji yang Siap Memanjakanmu, Wahai Para Penakluk Gunung.

Mau Nginap di Ryokan Tanpa Bikin Kantong Jebol? 6 Budget Ryokan di Kyoto Ini Bisa Jadi Pilihan yang Ciamik Lho!

10 Hotel Budget di Tokyo yang Bakal Bikin Kantongmu Senang dan Instagram-mu Bahagia

Comments

comments