“Eh, kalau ke Jepang, dimana bisa lihat geisha? Tapi ngomong-ngomong, geisha itu apaan sih?”

“Kalau ke Jepang, enaknya nginep dimana ya? Ryokan mahal nggak sih?”

Dua pertanyaan di atas mungkin cukup sering menghampiri wisatawan yang tengah merencanakan untuk wisata ke Jepang. Jadi, khusus untuk tulisan ini, saya akan berbagi lagi beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang Jepang, khusus untuk kategori budaya dan akomodasi. Untuk jenis FAQ lainnya tentang Jepang, boleh mampir ke link berikut ini: Faq Tentang Jepang (1): Hal-Hal DasarFaq Tentang Jepang (2): Uang Dan Transportasi, dan Faq Tentang Jepang (3): Obyek Wisata.

Akomodasi

T: Di Jepang jenis akomodasinya apa saja?

J: Ragam jenis akomodasi di Jepang sangatlah banyak. Ada yang bergaya Barat seperti hotel (yang juga terdiri dari beragam variasi, mulai dari business hotel, hotel mewah, dan sebagainya); ada penginapan tradisional bergaya Jepang seperti ryokan dan minshuku; ada guest house, hostel, dan bahkan akomodasi yang menawarkan petualangan spiritual seperti shukubo (menginap di kuil) dan pengalaman unik seperti hotel kapsul dan love hotel pun ada.

Interior ryokan dengan view ke Gunung Fuji. Foto: via jalan.net
Interior ryokan dengan view ke Gunung Fuji. Foto: via jalan.net

__________________________________________________________________

T: Di antara jenis-jenis akomodasi tersebut, mana yang paling bersahabat dengan budget?

J: Ulasan lebih lengkap tentang jenis-jenis akomodasi dan juga perkiraan harganya, silahkan baca disini:

Siapa Bilang Akomodasi Di Jepang Mahal?

__________________________________________________________________

T: Apa bedanya ryokan dengan minshuku? Lebih seru mana, menginap di hotel atau pension? Love hotel itu seperti apa?

J: Saya pernah mengulas aneka macam akomodasi di Jepang dengan lebih detail. Silahkan mampir ke link-link berikut ini untuk lebih jelasnya:

[Ryokan]

From A To Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional Khas Jepang (Part 1)

From A To Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional Khas Jepang (Part 2 END)

[Minshuku dan Pension]

Minshuku Vs Pensions, Pilih Mana?

[Hotel]

Uniknya Love Hotel Ala Jepang

Capsule hotel. Foto: via designyoutrust.com
Capsule hotel. Foto: via designyoutrust.com

__________________________________________________________________

T: Ada opsi akomodasi lainnya yang lebih hemat?

J: Tentu saja ada. Kalian bisa mempertimbangkan untuk menginap di manga kissa, warnet di Jepang yang telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti perpustakaan manga. Atau, kalian bisa mempertimbangkan untuk mengikuti program WWOOF dan sejenisnya. Silahkan baca disini:

W W O O F Japan, Buat Jalan2Ers Yang Mau Makan Dan Nginap Gratis Di Jepang

Manga kissa. Foto: via firenze.air-nifty.com
Manga kissa. Foto: via firenze.air-nifty.com

__________________________________________________________________

T: Benarkah kita bisa menginap di kuil di Jepang? Kalau iya, range harganya berapa? Fasilitas apa saja yang bisa didapat, dan ada rekomendasi kuil yang oke untuk menginap?

J: Betul, beberapa kuil di Jepang (biasanya kuil Budha) membuka kesempatan bagi wisatawan yang ingin menginap di kuil. Aktifitas tersebut dinamakan shukubo. Detail tentang aktifitas shukubo, termasuk rekomendasi dan perkiraan harga, bisa dibaca disini:

Tertarik Melakukan Shukubo? Baca Dulu Ini! (Part 1)

Tertarik Melakukan Shukubo? Baca Dulu Ini! (Part 2 END)

Koyasan atau Gunung Koya, salah satu spot shukubo populer di Jepang. Foto: via clevernettle.com
Koyasan atau Gunung Koya, salah satu spot shukubo populer di Jepang. Foto: via clevernettle.com

__________________________________________________________________

Lain-lain

Bagian ini saya dedikasikan untuk menjawab pertanyaan seputar budaya dan pernak-pernik lain yang mungkin belum saya jelaskan dalam tulisan-tulisan sebelumnya. Namun tetap, saya usahakan agar masih berada dalam koridor traveling.

T: Sebetulnya, geisha itu apa sih? Dan kalau kita mau lihat geisha di Jepang, harus pergi kemana?

J: Secara literal, geisha berarti seniman. Geisha melakukan pekerjaan menghibur dan menemani para tamunya dengan menjadi teman berbincang yang baik, maupun menampilkan beragam pertunjukan seni.

Ilustrasi geisha. Foto: via bp.blogspot.com
Ilustrasi geisha. Foto: via bp.blogspot.com

__________________________________________________________________

T: Saya penasaran sama sumo! Bisa nggak saya nonton pertunjukan sumo waktu wisata ke Jepang?

J: Bisa saja. Tapi sebelumnya ketahui dulu tentang jadwal turnamen sumo, karena pertandingan sumo hanya diadakan 6x dalam setahun. Namun, seandainya pun waktu wisata nggak bertepatan dengan turnamen sumo, kalian bisa kok melihat-lihat berbagai tempat latihan sumo maupun mengunjungi museum sumo. Untuk wilayah Tokyo, Ryogoku Kokugikan bisa jadi alternatif tempat wisata untuk memuaskan rasa penasaran akan sumo.

Sumo. Foto: via wrestling.com.ua
Sumo. Foto: via wrestling.com.ua

__________________________________________________________________

T: Bagaimana dengan kabuki? Apa itu kabuki dan dimana saya bisa melihat kabuki?

J: Secara singkat, kabuki merupakan drama panggung tradisional Jepang. Kisahnya biasanya menceritakan tentang sejarah maupun peristiwa yang diangkat dari karya klasik, walau saat ini cukup banyak juga yang diangkat dari kisah modern. Drama kabuki seluruhnya diperankan oleh pria, dan mereka tampil di panggung dengan riasan yang khas dan mencolok.

Kabuki dapat dilihat di berbagai teater kabuki, seperti Kabukiza Theatre dan National Theater di Tokyo, Minamiza Theater di Kyoto, Shochikuza Theater di Osaka, dan banyak lagi. Harga tiketnya sendiri bervariasi, mulai dari 2000 yen* hingga 25000 yen*, tergantung dari segmen yang dilihat dan juga posisi tempat duduk.

Panggung kabuki. Foto: via fuegodemortero.files.wordpress.com
Panggung kabuki. Foto: via fuegodemortero.files.wordpress.com

__________________________________________________________________

T: Rumornya, Jepang itu negara yang aman. Apa itu betul?

J: Secara statistik, angka kejahatan di Jepang memang terbilang rendah, sehingga Jepang bisa dikategorikan sebagai negara yang aman. Namun, perlu dicatat, itu bukan berarti kejahatan tak ada disini. Beberapa daerah bahkan tercatat sebagai daerah yang cukup rawan, contohnya adalah Kabukicho dan Roppongi di Tokyo. Pun, di Jepang masih ada beberapa area slum dan pemukiman kumuh, seperti

Kamagasaki, Kota Yang Dihilangkan Dari Peta Jepang

dan hunian tuna wisma di Ueno Park, sehingga wisatawan diharapkan tetap waspada jika lewat daerah-daerah tersebut.

__________________________________________________________________

T: Terakhir, jadi kapan waktu terbaik untuk wisata ke Jepang?

J: Kapan saja! Jepang memiliki daya tarik dan keunikan yang khas di keempat musim. Namun jika ditanya musim apa yang paling disukai oleh wisatawan asing, maka musim semi dan musim gugur-lah jawabannya.

__________________________________________________________________

Semoga bermanfaat!

***

Faq Tentang Jepang (1): Hal-Hal Dasar

Faq Tentang Jepang (2): Uang Dan Transportasi

Faq Tentang Jepang (3): Obyek Wisata

***

Comments

comments