Berencana untuk mengunjungi Thailand dan bingung menentukan kota mana saja yang harus dikunjungi? Kalian bisa mulai dengan melirik 10 kota terpopuler untuk dikunjungi oleh wisatawan, khususnya wisatawan asing.

Sebagai primadona pariwisata di kawasan Asia Tenggara dan Asia, Thailand pastilah memiliki lebih dari 10 kota yang layak masuk dalam itinerary wisata. Namun, jika kalian traveller pemula yang masih bingung menentukan pilihan, 10 kota berikut ini diharapkan dapat mewakili sejumput pesona Thailand sebelum menjelajah ke destinasi lain yang semi-mainstream atau malah anti-mainstream.

 

1. Bangkok

Bangkok
Bangkok, via edition.cnn

Sebagai ibu kota negara Thailand, Bangkok sekaligus menjadi gerbang utama untuk masuk ke negara tersebut, khususnya bagi wisatawan yang datang menggunakan jalur udara. Otomatis kota ini pun menjadi kota yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan asing, sehingga nama Bangkok pun selalu ada dalam daftar teratas nama kota yang wajib dikunjungi selama berada di Thailand.

Namun, Bangkok ramai dikunjungi oleh wisatawan bukan hanya karena statusnya sebagai ibu kota negara saja. Kota ini memang memiliki banyak pesona wisata yang tak terbantahkan. Banyak wisatawan yang menggambarkan Bangkok sebagai kota dengan dua sisi kontras yang sangat menarik.

Bangkok memiliki wajah khas kota metropolitan, dengan gedung-gedung pencakar langit dan moda transportasi modern yang menjangkau hampir seluruh pelosok negeri. Menariknya, Bangkok juga masih memiliki banyak spot wisata bersejarah, termasuk istana dan kuil, yang membuat suasana di Bangkok terasa semakin kontras.

Kekontrasan suasana di Bangkok tak hanya sampai disana saja. Bangkok juga memiliki banyak club malam yang hype, namun juga mengoleksi berbagai kawasan dan jalanan yang populer sebagai tempat untuk menggelar pesta di pinggir jalan. Salah satunya adalah Khao San Road, yang dikenal sebagai backpacker paradise.

Selain itu, sekalipun memiliki banyak pusat perbelanjaan mewah yang menawarkan suasana belanja kelas internasional, Bangkok pun bertabur aneka pasar murah tempat wisatawan dapat menawar barang belanjaan dan memborong aneka pernak-pernik murah.

Sebagai tambahan, Bangkok juga memiliki banyak opsi aktifitas wisata. Misalnya saja, kota yang pernah dijuluki sebagai Venice of the East ini juga memiliki wisata air. Wisatawan dapat naik bermacam jenis perahu menyusuri sungai dan aneka kanal di Bangkok.

Atau, jika mendadak bosan dengan moda transportasi praktis dan modern seperti Skytrain, wisatawan dapat mencoba naik Tuk Tuk, kendaraan tradisional khas Thailand, yang siap membawa kalian bepergian mencapai berbagai obyek wisata di Bangkok. Pokoknya, wisatawan dijamin nggak bakal merasa bosan saat berada di kota ini.

 

2. Ayutthaya

Wat Chaiwatthanaram di Ayutthaya
Wat Chaiwatthanaram di Ayutthaya, via strippedpixel

Jika kalian mengaku sebagai pecinta romantisme masa lalu, maka Ayutthaya ini wajib masuk dalam daftar itinerary kalian. Kota yang berjarak kurang lebih 85 kilometer di sebelah utara Bangkok ini memang merupakan sebuah kota bersejarah.

Di masa lalu Ayutthaya pernah menjadi ibu kota kedua dari Siam (setelah Sukhothai), sekaligus menjadi kota terbesar di dunia (pada tahun 1700-an). Lokasinya yang strategis membuat kota yang terletak di antara Cina, India, dan Melayu ini sempat menjadi kota perdagangan terbesar di Asia dan dunia, dan dikunjungi oleh banyak pendatang dari berbagai negara.

Kini, Ayutthaya yang menjadi sebuah kota bersejarah yang telah diakui oleh UNESCO World Heritage Site. Kota yang berada di sebuah pulau dan dikelilingi tiga sungai (sungai Chao Phraya, sungai Lopburi, dan sungai Pa Sak) ini memiliki banyak reruntuhan kuil dan istana yang menjadi saksi bisu kemegahan Ayutthaya di masa lalu.

Tersedia juga fasilitas penginapan dan beberapa tempat hiburan malam (umumnya terletak di sisi Timur Laut Ayutthaya), sehingga wisatawan bisa mengeksplorasi Ayutthaya dengan lebih puas tanpa harus merasa takut akan mati gaya saat menginap di Ayutthaya.

Sebagai tambahan informasi, Ayutthaya ini biasa dikunjungi sebagai side trip dari Bangkok. Jika based wisata kalian berada di Bangkok, kalian dapat menghubungi berbagai travel agent di kota tersebut untuk merancang day trip menuju Ayutthaya.

 

3. Chiang Mai

Sebuah kuil di Chiang Mai
Sebuah kuil di Chiang Mai, via icanholidays

Berada di sisi utara Thailand, ada kota Chiang Mai yang kerap dijuluki “Rose of the North”. Kota Chiang Mai merupakan ibu kota provinsi bernama sama, sekaligus menjadi kota terbesar kelima di Thailand.

Namun jangan bayangkan Chiang Mai sekedar merupakan sebuah kota metropolitan biasa, karena di sini kalian dapat menemukan banyak sekali obyek wisata menarik, mulai dari aneka kuil, museum, hingga pemandangan alam yang indah. Bahkan kalian dapat juga menemukan banyak spot wisata bersejarah, yang sebagian besar dapat kalian temukan dibalik tembok kota tua.

Tambahan informasi, Chiang Mai juga memiliki bandara sendiri yang berjarak kira-kira 3 kilometer dari pusat kota. Bandara ini melayani penerbangan domestik, sekaligus penerbangan internasional. Jika kalian berangkat dari negara lain seperti Singapura, Myanmar, dan Cina; kalian bisa memilih penerbangan yang langsung mendarat di Chiang Mai International Airport.

 

4. Pattaya

Pattaya
Pattaya, via thai-trips

Mengaku pecinta kehidupan pantai sekaligus hingar bingar kehidupan malam? Maka Pattaya nggak boleh absen dalam daftar kota yang harus dikunjungi selama berada di Thailand.

Kota tepi pantai yang berjark kira-kira 150 kilometer dari sisi tenggara Bangkok ini memang memiliki banyak pantai keren, mulai dari pantai populer yang tak pernah sepi dari pengunjung, hingga pantai tersembunyi yang menawarkan suasana privat. Berbagai aktifitas pun bisa dilakukan di pantai-pantai Pattaya, mulai dari sekedar berjemur, menikmati aneka kuliner di tepi pantai, hingga melakukan aneka water sport.

Tak hanya itu saja, Pattaya pun terkenal akan kemeriahan kehidupan malamnya. Industri sex dan wisata sex pun masih menjadi image lain dari Pattaya yang tak terbantahkan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah setempat secara serius mengarahkan pariwisata Pattaya agar bisa dinikmati juga oleh berbagai jenis wisatawan, termasuk mereka yang berwisata bersama keluarga. Karenanya, kini di Pattaya kalian pun bisa menemukan berbagai obyek wisata yang ramah untuk keluarga, seperti tersedianya aneka theme park, museum, akuarium, dan lain-lain.

 

5. Phuket

Phuket
Phuket, via mapliv

Oke, Phuket ini memang bukan nama sebuah kota. Tepatnya, Phuket adalah sebuah pulau yang berada di Thailand bagian selatan, sekaligus menjadi pulau terbesar di Thailand. Namun tetap saja pulau ini layak masuk dalam daftar tempat yang harus dikunjungi saat kalian berada di Thailand, khususnya jika kalian adalah traveller pemula yang masih mencari informasi seputar wisata populer di negara berjuluk Gajah Putih tersebut.

Phuket menawarkan banyak hal yang dicari oleh wisatawan, terutama wisatawan asing. Di pulau ini kalian dapat menemukan pantai-pantai indah yang dapat dinikmati secara cuma-cuma, alias gratis.

Selain pantai, Phuket juga memiliki banyak daya tarik lain; mulai dari area kota tua yang dipenuhi dengan bangunan-bangunan kuno bergaya arsitektur Sino-Portugis, aneka kuil cantik – termasuk kuil-kuil yang memiliki patung Buddha berukuran super besar, bermacam view point – tempat untuk menikmati Phuket dari ketinggian, dan lain-lain.

Layaknya daerah wisata populer lain di Thailand, Phuket juga memiliki kawasan yang menawarkan kemeriahan suasana malam. Spot paling populer untuk merayakan malam di Phuket adalah Bangla Road, tempat dimana kalian dapat berbaur dengan wisatawan dari berbagai penjuru dunia dan penduduk lokal dari berbagai profesi.

Oya, saat ini di Phuket pun tengah berlangsung tren untuk melangsungkan pernikahan lho. Kalian dapat mengatur pesta pernikahan yang kalian inginkan, sekaligus langsung merancang bulan madu di Phuket dan sekitarnya. Tren ini semakin digemari oleh wisatawan, dan mulai dijual sebagai pesona lain dari Phuket.

 

6. Chiang Rai

White Temple di Chiang Rai
White Temple di Chiang Rai, via orientalescape

Chiang Rai merupakan ibukota dari provinsi Chiang Rai, yang berfungsi sebagai service city bagi provinsi tersebut. Terletak di ujung utara Thailand, Chiang Rai memiliki banyak sekali obyek wisata menarik yang membuat kota ini layak dikunjungi oleh wisatawan. Salah satunya adalah keberadaan beberapa bangunan dan kuil yang memiliki desain arsitektur unik dan tak biasa, seperti Baan dam Museum (alias Black Temple, atau Black House), serta White Temple.

Kota ini juga memiliki banyak kuil lain dan museum untuk dikunjungi. Namun jika kalian lebih tertarik dengan wisata bertema alam, Chiang Rai juga punya banyak destinasi cantik untuk dikunjungi.

Mulai dari Kok River, sungai sepanjang 130 km; pantai Chiang Rai yang populer sebagai tempat piknik di musim panas; perkebunan teh yang menawarkan lanskap cantik; pemandian air panas alami; air terjun; wisata gua, dan banyak lagi. Tak heran kalau Chiang Rai ini laris manis dikunjungi oleh wisatawan pecinta kegiatan alam, termasuk mereka yang hobi melakukan mountain trekking.

 

7. Chumpon

Koh Tao di Chumphon Archipelago
Koh Tao di Chumphon Archipelago, via kosamui

Chumpon merupakan nama sebuah kota yang sekaligus menjadi ibu kota dari Provinsi Chumpon. Kota ini terletak di sisi sebelah Selatan dari Thailand, dan menjadi pintu gerbang menuju Chumphon Archipelago – zona wisata yang berada di provinsi Chumphon dan Surat Thani, yang areanya mencakup beberapa tempat wisata populer seperti Koh Samui, Koh Tao, Koh Phangan, dan Mu Ko Chumphon National Park.

Sebagai sebuah kota, Chumphon memiliki garis pantai yang cukup panjang, yaitu 220 kilometer. Otomatis pantai menjadi daya tarik wisata utama yang bisa kalian temukan di kota ini. Menariknya, pantai-pantai di Chumpon ini relatif lebih sepi dibanding tempat wisata populer lain di Thailand, sehingga kalian akan dapat menemukan berbagai pantai dengan suasana alam yang masih sangat terjaga.

Selain memiliki aneka pantai, Chumphon juga memiliki beberapa Taman Nasional, pulau-pulau tropis, air terjun, serta berbagai fasilitas lain seperti aneka museum, taman, kuil, pasar malam, dan lain-lain. Chumphon juga menawarkan beberapa aktifitas wisata yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain, seperti memancing di malam hari, snorkeling, diving, rafting, melihat kunang-kunang, mengamati burung, hingga berburu.

 

8. Nakhon Ratchasima

Ban Prasat di Nakhon Ratchasima
Ban Prasat di Nakhon Ratchasima, via wikimedia commons

Jika kalian lebih suka berwisata ke sebelah Timur Laut Thailand, kalian dapat mempertimbangkan untuk mengunjungi Nakhon Ratchasima. Kota tersebut merupakan ibu kota dari Provinsi Nakhon Ratchasima, sekaligus menjadi salah satu kota terbesar di Isaan, sebuah wilayah di Thailand.

Sebagai sebuah kota, sebetulnya Nakhon Ratchasima ini bukanlah populer dikunjungi karena obyek wisatanya. Kota ini lebih sering disinggahi oleh wisatawan yang ingin menjelajah wilayah lain di Isaan. Hal tersebut terutama karena jaringan transportasi dari kota ini menuju wilayah lain di Isaan sudah sangat baik.

Namun bukan berarti kota ini kering akan obyek wisata, lho. Di Nakhorn Ratchasima ini juga terdapat beberapa obyek wisata menarik, seperti museum, taman nasional, aneka kuil, bendungan, spot untuk melakukan wisata sejarah di Ban Prasat, kebun binatang, dan lain-lain. Sedangkan bagi yang suka melakukan wisata belanja, kota ini pun memiliki beberapa pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional (termasuk pasar malam) yang cukup menarik untuk dijelajahi.

 

9. Surat Thani

Sebuah kuil di Surat Thani
Sebuah kuil di Surat Thani, via IanR/panoramio

Kembali ke sisi Selatan Thailand, ada kota bernama Surat Thani yang cukup menarik juga untuk dikunjungi. Surat Thani, atau biasa disebut Surat saja, merupakan ibu kota dari provinsi Surat Thani. Jaraknya kira-kira 651 kilometer di sebelah Selatan kota Bangkok. Bersama dengan Chumphon, kota ini sekaligus menjadi pintu gerbang menuju Chumphon Archipelago.

Sebagai sebuah destinasi wisata, Surat Thani sebetulnya tidak memiliki obyek wisata major. Berbeda dengan kota lain di Thailand seperti Bangkok dan Pattaya, yang memang dikembangkan secara serius untuk menjadi sebuah kota wisata.

Surat Thani lebih populer sebagai salah satu akses menuju Koh Samui, pulau terbesar kedua di Thailand sekaligus pulau terbesar di Chumphon Archipelago. Dengan kata lain, di Surat Thani ini kalian akan sulit menemukan wisatawan asing dan aneka fasilitas yang akan disukai oleh turis internasional.

Namun, mungkin justru itulah daya tarik Surat Thani. Di kota inilah kalian berkesempatan melihat bagaimana kehidupan dan budaya Thailand yang sebenarnya; mulai dari mengenal keramahan penduduk lokalnya, menikmati kuliner khasnya, dan melakukan berbagai aktifitas keseharian ala penduduk lokal yang mungkin sulit kalian lakukan jika berada di kota wisata populer lainnya. Bagi kalian yang bosan dan jenuh dengan suasana wisata yang terlalu mainstream, kalian bisa mempertimbangkan untuk berkunjung ke Surat Thani.

 

10. Sukhothai

Sukhothai Historical Park
Sukhothai Historical Park, via fanagotours

Satu lagi kota kecil yang layak disambangi oleh kalian, khususnya yang kurang menyukai suasana wisata yang terlalu meriah dan mainstream. Sukhothai, demikian nama kota tersebut, merupakan ibu kota dari Provinsi Sukhothai. Kota yang berjarak 427 kilometer dari Bangkok ini dulunya pernah menjadi ibu kota Kerajaan Siam (atau Thailand) selama kurang lebih 140 tahun, sebelum akhirnya dipindahkan ke Ayutthaya dan kini Bangkok.

Sebagai ‘mantan’ ibu kota sebuah kerajaan, Sukhothai terkenal akan wisata sejarahnya. Kota ini terletak tak jauh dari reruntuhan kota kuno Sukhothai (hanya berjarak kira-kira 12 kilometeran saja) – disebut Sukhothai National Historis Park, dan taman sejarah tersebut memiliki banyak spot bersejarah yang bakalan disukai oleh kalian yang memang menggemari wisata arkeologi.

Asyiknya, mayoritas reruntuhan di taman sejarah tersebut berada dalam kondisi yang sangat terawat karena proses restorasi yang telah dilakukan berkali-kali. Oya, Sukhothai National Historis Park seluas 70 kilometer persegi tersebut kini telah diakui oleh UNESCO World Heritage Site lho. Kalian dapat menjelajah taman sejarah tersebut dengan berbagai cara, mulai dari berjalan kaki, hingga menyewa sepeda.

Setelah puas menjelajah Sukhothai National Historis Park, kalian dapat melanjutkan penjelajahan dengan mengelilingi kota baru Sukhothai. Kota ini juga memiliki beberapa tempat menarik lainnya, mulai dari aneka Taman Nasional (seperti Sri Satchanalai National Park dan Ramkhamhaeng National Park), museum, istana, dan kuil. Atau, kalian bisa melanjutkan penjelajahan ke kota lain seperti Phitsanulok, yang memiliki banyak pilihan hotel dan restoran untuk dicicipi.

***

 

Note:
Foto diambil dari berbagai sumber tanpa ada editan tambahan selain proses resizing.

 

Thailand Untuk Pemula (part 2): 10 Kota Semi-Mainstream yang Cukup Menarik Untuk Dikunjungi

Comments

comments